Apayang kurang, kekurangannya. Tentu saja, kita harus segera meningkatkan, dan kekuatan kita harus dimanfaatkan," terang Presiden Joko Widodo kala itu. Selain dua hal tersebut, sebenarnya ada sejumlah alasan lain kenapa orang Indonesia harus mulai menggunakan produk dalam negeri seperti sebagai berikut: 1. Lebih Ekslusif.
1 Bantu perekonomian dalam negeri. Alasan utama mengapa kita harus membeli produk lokal yaitu turut berkontribusi mendukung eksistensi para produsen dan pengrajin dalam negeri, termasuk juga meningkatkan pendapatan negara. Dalam menghadapi krisis yang sedang terjadi saat ini, kita sebagai bangsa Indonesia harus mampu bertumpu pada kekuatan
25 Mengadakan bazar / expo khusus produk / barang buatan dalam negeri. Selain festival makanan, kamu juga bisa ikut berkontribusi dalam mengadakan pameran produk dari dalam negeri untuk diperkenalkan kepada para generasi muda Indonesia. Baca juga : Contoh Sikap Peduli dalam Kehidupan Sehari hari.
Layananpurna jual lebih mudah dijangkau. Alasan lainnya mengapa harus memilih produk lokal adalah karena layanan purna jualnya lebih mudah kita jangkau. Contoh layanan purna jual ini seperti tempat servis jika rusak, atau klaim garansi, dan sebagainya. Kita bisa dengan mudah menghubungi produsen jika sekiranya ada kritik, keluhan, dan saran.
Vay Nhanh Fast Money. Di era global saat ini rasanya agak ketinggalan mengangkat isu “cinta produk dalam negeri”. Bagaimana tidak, tiap hari kita diguyur dengan iklan – iklan produk-produk dari luar negeri. Sebagai anak bangsa, perlukah kita memikirkan hal ini ? Tentu saja perlu bila ingin negeri kita industrinya maju dan mampu bersaing dengan negara lain, siapa lagi yang memajukan negara kita ? Negara besar secara ekonomi biasanya menggunakan porsi lebih keluaran industri lokal dibandingkan dari luar, seperti di Cina, Amerika , Jepang, Inggris, Jerman, Kanada, Korea Selatan. Indonesia berpenduduk 250 juta orang, sangat potensial sebagai pasar domestik untuk menyerap segala produk. Tak usah jauh – jauh produk / barang – barang yang kita pakai sehari – hari seperti sandal, sepatu, baju, celana, tas bila kita pakai produk lokal sangat membantu perkembangan industri dalam negeri. Sebenarnya sih mudah kalau kamu ingin mewujudkan kecintaanmu pada Indonesia, nggak usah muluk – muluk. Berikut 5 tip agar kamu eksis sebagai supporter produk lokal / dalam Masukan produk lokal dalam list belanja kebutuhan pribadiBarangkali soal harga, produk lokal masih lebih mahal dari barang – barang impor dari Cina, seperti sepatu, tas, pakaian wanita/pria. Tidak ada salahnya dengan bijak menyeleksi barang – barang kebutuhan kita dengan prosentasi lebih besar untuk produk lokal. Kendala memang ada, kini agak sulit membedakan kualitas produk lokal dengan produk impor, terutama untuk barang – barang fashion untuk wanita. 2. Mengajakan teman, sahabat, kerabat berbelanja produk – produk lokalKampanye paling efektif untuk berpromosi lewat mulut ke mulut, dari sinilah kamu bisa mengajak sahabat, teman, kerabat dekat dan anggota keluarga inti membeli produk lokal. Memang awalnya akan ditertawakan, tapi jangan takut karena apa yang kamu lakukan bermanfaat bagi orang banyak. Bayangkan berapa ribu orang terserap untuk bekerja di perusahaan garmen, pabrik sepatu dan tas atau lainnya. 3. Membentuk komunitas produk atau ikutan komunitas yang agar update informasiUntuk lebih menguatkan keinginan kamu mencintai produk lokal dan mengembangkannya tak ada salahnya ikut kumpul – kumpul komunitas sejenis. Kini tak harus kopi darat kopdar, ada sarana lain di dunia maya seperti grup – grup pencinta batik, grup pencinta kuliner, Ikut mempromosikan di account social media kamu produk – produk lokal yang kamu sukai atau favoritmu. Setelah ikutan komunitas, tunjukan aksi nyata kamu dengan mem-posting barang – barang yang kamu pakai, boleh pakaian, sepatu, tas di sosial media kamu. Tujuannya agar barang yang kamu pakai lebih dikenal secara luas, akibatnya barang – barang itu lebih dikenal. Ada pepatah “Karena tak maka tak sayang”, maka kalau barang itu dikenal bisa menimbulkan Mencari informasi sebanyak mungkin barang – barang kebutuhan sehari – hari yang diproduksi di dalam kamu ingin lebih tahu barang-barang apa yang diproduksi di dalam negeri, bisa kamu gali di website – website resmi pemerintah, seperti milik Kementerian Perindustrian atau Kementerian Koperasi dan UKM. Kedua kementerian tersebut menaungi pengusaha – pengusaha lokal kecil dan menengah. Dengan langkah kecil ini, kamu bisa mewujudkan perasaan cinta tanah air, tak perlu ikutan menjadi aktifis politik atau organisasi massa. Asal dilakukan secara konsisten lambat laun orang akan mengenal kamu sebagai seorang patriot sejati yang ikut berjuang untuk produk dalam negeri. Mudahkan ? Selamat Mencoba....
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Menggunakan produk dalam negeri merupakan bentuk rasa cinta kepada Tanah Air. Sesuai dengan Pancasila Sila Ke-3 yang berbunyi "Persatuan Indonesia". Membeli produk dalam negeri tidak hanya sebagai bentuk cinta terhadap tanah air, tetapi memiliki beberapa manfaatMeningkatkan Pendapatan MasyarakatDengan adanya produk asli dalam negeri, maka masyarakat sekitar pabrik tersebut mendapatkan pekerjaan, mendapatkan ilmu, dan mendapatkan pendapatan. Sehingga masyarakat menjadi sejahtera, kriminalitas berkurang, dan daerah tersebut menjadi daerah yang produktif. Harga Relatif TerjangkauDengan produksi dalam neger, bahan-bahan dari dalam negeri, dan alat yang digunakan juga dari dalam negeri. Maka cost yang dikeluarkan perusahaan tidak besar. ehingga perusahaan tersebut dapat mematok harga yang relatif tidak terlalu Produk Meningkat Produk yang ada di Indonesia, tidak hanya produk dalam negeri, tetapi juga produk luar negeri. Produk luar negeri yang sudah memiliki merk terkenal, pasti memiliki kualitas produk yang baik. Hal ini, dapat dijadikan evaluasi yang baik oleh produsen dalam negeri. Agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik pula, dan mungkin saja kualitas yang dimiliki diatas produk luar negeri. Dengan adanya produk dalam negeri yang memiliki kualitas sebanding dengan produk luar negeri, maka penjualan produk dalam negeri terus meningkat. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Alangkah banyak alasan untuk mencintai produksi dalam negeri dan sudah merupakan keharusan bagi warga negara untuk mencintai produk-produk dalam negeri sehingga produk dalam negeri bisa bersaing di kancah internasional. Namun, sebagian masyarakat Indonesia sering merasa lebih berkelas ketika memakai produk berlabel luar negeri. Pemerintah juga sudah menyerukan untuk selalu mencintai produk dalam negeri namun masih saja kesadaran masyarakat yang harus dihadapi saat ini yaitu ancaman. Begitu banyak aset negara berupa budaya dan produk lokal yang siap bersaing dalam sektor industri. Lantas masihkah tagline "Cinta Produksi Dalam Negeri" ada disanubari generasi terkini?.Kualitas produsen yang rendah akan berakibat pada rendah mutu atau kualitas produk barang maupun jasa yang dihasilkan. Hal ini terjadi karena belum maksimal penerapan sebuah teknologi dalam proses produksi. Kebanyakan masyarakat hanya mengandalkan pengalaman saja tanpa diiringi penguasaan konsep dan teknologi yang membuat tidak maksimal proses produksi. Permasalahan selanjutnya dalam menjalankan proses produksi, pelaku usaha di tanah air selalu dibayangi masalah finansial atau pendanaan proses produksi. Padahal, untuk menyelesaikan masalah ini, Pemerintah telah memberi bantuan dengan mengucurkan dana usaha bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Namun, apakah bantuan-bantuan yang ditujukan kepada kalangan pengusaha kecil dan menengah itu sudah termanfaatkan dengan maksimal?. Jika tidak, secara tidak langsung keadaan ini mengganggu proses produksi yang membuat produsen lebih memilih untuk menekan biaya produksi hingga seminimal mungkin. Dua permasalahan klasik diatas merupakan sebagian kecil dari hambatan-hambatan yang membuat produk-produk dalam negeri menjadi lebih rendah mutunya jika dibanding dengan produk-produk yang diproduksi negara-negara maju. Hal ini tentu menjadi ancaman serius bagi pelaku usaha nasional karena kita telah memasuki era ekonomi kreatfi di tahun 2018. Lalu, di tahun 2020 nanti diharapkan barang-barang produksi anak bangsa mampu menyaingi produk luar yang masuk ke Indonesia sehingga produk dalam negeri tetap menjadi tuan rumah di negeri pertanyaan pun timbul dalam benak ku. Mengapa sih kita perlu mencintai produk dalam negeri? Apa sih manfaatnya buat kita?. Semua pertanyaan tersebut terjawab dalam nangkring hari ini di Crematology Caf, Jakarta Selatan. Apalagi tema yang dibicarakan tentang Budayakan Cinta Produk Dalam Negeri, Berdayakan Pelaku Industri Dalam pembicara yang hadir begitu kompeten, ada Haris Munandar Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Akhyari Hananto Founder & Editor in Chief Good News From Indonesia, dan Iwet Ramadhan Founder TIK, Jakarta Creative Hub, dan Penyiar Radio. Mereka menjelaskan secara gamblang bahwa fenomena yang terjadi yaitu konsumen Indonesia lebih senang membeli barang-barang impor sehingga yang akan memetik manfaat terbesar adalah produsen barang di luar negeri. Uang konsumen justru mengalir ke luar tanpa ada manfaat ekonomi ke dalam jika kita telusuri lebih lanjut, ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh ketika kita sudah mencintai produk Indonesia, diantaranya 1. Produksi dalam negeri meningkat2. Menambah besar skala usaha dalam negeri3. Menambah jumlah investasi di Indonesia 1 2 3 Lihat Money Selengkapnya
- Sikap cinta tanah air bisa ditunjukkan dengan mencintai produk dalam negeri. Artinya saat kita menggunakan produk buatan Indonesia, hal ini memperlihatkan bahwa kita bangga dan mencintai tanah air. Mencintai produk dalam negeri berarti membeli, menggunakan, dan memanfaatkan produk buatan perusahaan atau kelompok usaha lokal dalam jurnal Mencintai Produk Dalam Negeri sebagai Manifestasi Bela Negara di Era Global 2017, menjelaskan bahwa mencintai produk dalam negeri merupakan bentuk perwujudan bela negara di era global saat ini. Selain itu, menggunakan dan mencintai produk dalam negeri juga merupakan bentuk nasionalisme. Karena lebih mengutamakan pemakaian produk nasional atau yang dibuat di dalam negeri, dibanding produk luar negeri. Baca juga Arti Mencintai Produk dalam Negeri dan Dampaknya Alasan mencintai produk dalam negeri adalah sikap cinta tanah air Menurut Toti Rostini dalam jurnal Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Konsep Globalisasi dan Sikap Cinta Tanah Air melalui Metode Diskusi pada Mata Pelajaran PKn Kelas VI di SDN Nagrak 02 Kecamatan Sukaraja Kabuaten Bogor 2018, cinta tanah air merupakan sikap bangga dan peduli terhadap tanah air adalah pemikiran, sikap, dan perbuatan yang mencerminkan kesetiaan, kepedulian, serta penghargaan yang tinggi terhadap bangsa dan negaranya. Mencintai produk dalam negeri adalah merupakan sikap cinta tanah air. Setujukah dengan pernyataan tersebut? Ya, setuju. Mencintai produk dalam negeri merupakan sikap cinta tanah air karena artinya kita bangga menggunakan produk yang dibuat di negara Indonesia. Dengan menggunakan dan mencintai produk dalam negeri, berarti kita lebih memilih serta mengutamakan produk yang dibuat oleh perusahaan atau kelompok usaha lokal, dibanding produk buatan luar negeri. Selain itu, mencintai produk dalam negeri juga membantu perusahaan serta kelompok usaha lokal untuk semakin maju, berkembang, dan semakin dikenal masyarakat luas. Baca juga Manfaat Membeli dan Memakai Produk dalam Negeri Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
bagaimana perasaanmu saat menggunakan produk dalam negeri